Cara Mudah Menghafal Al-Qur'an

Bagaimana cara menggabungkan antara menambah hafalan dan muraja’ah?

Janganlah anda menghafal Al-Quran tanpa proses muraja’ah/pengulangan. Hal ini dikarenakan jika anda terus menerus menambah hafalan Al-Quran lembar demi lembar hingga selesai kemudian anda ingin untuk mengulang kembali hafalan anda dari awal maka hal itu akan berat dan anda dapati diri anda telah melupakan hafalan yang lalu. Oleh karena itu, jalan terbaik (untuk menghafal) adalah dengan menggabungkan antara menambah hafalan dan muraja’ah.

Bagilah Al-Quran menjadi 3 bagian dimana setiap bagian terdiri dari 10 juz. Jika anda menghafal satu halaman setiap hari, maka ulangilah 4 halaman sebelumnya sampai anda menghafal 10 juz. Jika anda telah mencapai 10 juz, maka berhentilah selama sebulan penuh untuk muraja’ah dengan cara mengulang-ngulang 8 halaman dalam setiap harinya.

Setelah sebulan penuh muraja’ah, maka mulailah kembali untuk menambah hafalan yang baru baik satu atau dua halaman setiap harinya tergantung kemampuan serta barengilah dengan muraja’ah sebanyak 8 halaman dalam sehari. Lakukan ini sampai anda menghafal 20 juz. Jika anda telah mencapainya, maka berhentilah dari menambah hafalan baru selama 2 bulan untuk mengulang 20 juz. Pengulangan ini dilakukan dengan mengulang 8 halaman setiap hari.

Setelah 2 bulan, mulailah kembali menambah hafalan setiap hari sebanyak satu sampai dua halaman dengan dibarengi muraja’ah/pengulangan 8 halaman sampai anda menyelesaikan seluruh Al-Qur’an.

Jika anda telah selesai menghafal seluruh Al-Qur’an, ulangilah 10 juz pertama saja selama satu bulan dimana setiap hari setengah juz. Kemudian ulangilah 10 juz kedua selama satu bulan dimana setiap hari setengah juz bersamaan dengan itu ulangilah pula 8 halaman dari 10 juz pertama. Kemudian ulangilah 10 juz terakhir selama satu bulan dimana setiap hari setengah juz bersamaan dengan itu ulangilah pula 8 halaman dari 10 juz pertama dan 8 halaman dari 10 juz kedua.

Bagaimana cara memuraja’ah/mengulang Al-Quran seluruhnya jika saya telah menyelesaikan system muraja’ah diatas?

Mulailah dengan memuraja’ah Al-Qur’an setiap hari sebanyak 2 juz. Ulangilah sebanyak 3 kali setiap hari hingga anda menyelesaikan Al-Qur’an setiap 2 minggu sekali. Dengan melakukan metode seperti ini selama satu tahun penuh, maka –insya Allah- anda akan dapat memiliki hafalan yang mutqin/kokoh.

Apa yang harus dilakukan setelah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dalam satu tahun?

- Setelah setahun mengokohkan hafalan Al-Qur’an dan muraja’ahnya, jadikanlah Al-Qur’an sebagai wirid harian anda sampai akhir hayat sebagaimana Rasulullah صلى الله عليه وسلم menjadikannya sebagai wirid harian. Adalah wirid Rasulullah dengan membagi Al-Qur’an menjadi 7 bagian sehingga setiap 7 hari Al-Qur’an dapat dikhatamkan. Berkata Aus bin Hudzaifah رحمه الله: Aku bertanya pada sahabat-sahabat Rasulullah – صلى الله عليه وسلم – tentang bagaimana mereka membagi Al-Qur’an (untuk wirid harian). Mereka berkata: 3 surat, 5 surat, 7 surat, 9 surat, 11 surat, dan dari surat Qaf sampai selesai. (HR. Ahmad). Yaitu maksudnya mereka membagi wirid Al-Quran sebagai berikut:

Abu Nawas

MELAWAN ARUS

Abu Nawas orang Persia yang dilahirkan pada tahun 750 M di Ahwaz meninggal pada tahun 819 M di Baghdad . Setelah dewasa ia mengembara ke Bashra dan Kufa. Di sana ia belajar bahasa Arab dan bergaul rapat sekali dengan orang-orang Badui Padang Pasir. Karena pergaulannya itu ia mahir bahasa Arab dan adat istiadat dan kegemaran orang Arab. la juga pandai bersyair, berpantun dan menyanyi. Ia sempat pulang ke negerinya, namun pergi lagi ke Baghdad bersama ayahnya, keduanya menghambakan diri kepada Sultan Harun AI Rasyid Raja Baghdad. Mari kita mulai kisah pengge!i hati ini. Bapaknya Abu Nawas adalah Penghulu Kerajaan Baghdad bernama Maulana. Pada suatu hari bapaknya Abu Nawas yang sudah tua itu sakit parah dan akhirnya meningga! dunia. Abu Nawas dipanggil ke istana. la diperintah Sultan (Raja) untuk mengubur jenazah bapaknya itu sebagaimana adat Syeikh Maulana. Apa yang dilakukan Abu Nawas hampir tiada bedanya dengan Kadi Maulana baik mengenai tatacara memandikan jenazah hingga mengkafani, menyalati dan mendo'akannya . Maka Sultan bermaksud mengangkat Abu Nawas menjadi Kadi atau penghulu menggantikan kedudukan bapaknya. Namun...demi mendengar rencana sang Sultan. Tiba-tiba saja Abu Nawas yang cerdas itu tiba-tiba nampak berubah menjadi gila. Usai upacara pemakaman bapaknya. Abu Nawas mengambil batang sepotong batang pisang dan diperlakukannya seperti kuda, ia menunggang kuda dari batang pisang itu sambil berlari-lari dari kuburan bapaknya menuju rumahnya. Orang yang melihat menjadi terheran-heran dibuatnya. Pada hari yang lain ia mengajak anak-anak kecil dalam jumlah yang cukup banyak untuk pergi ke makam bapaknya. Dan di atas makam bapaknya itu ia mengajak anak-anak bermain rebana dan bersuka cita. Kini semua orang semakin heran atas kelakuan Abu Nawas itu, mereka menganggap Abu Nawas sudah menjadi gila karena ditinggal mati oleh bapaknya. Pada suatu hari ada beberapa orang utusan dari Sultan Harun AI Rasyid datang menemui Abu Nawas. "Hai Abu Nawas kau dipanggil Sultan untuk menghadap ke istana." kata Wazir utusan Sultan. "Buat apa sultan memanggilku, aku tidak ada keperluan dengannya."jawab Abu Nawas dengan entengnya seperti tanpa beban. "Hai Abu Nawas kau tidak boleh berkata seperti itu kepada rajamu." "Hai wazir, kau jangan banyak cakap. Cepat ambil ini kudaku ini dan mandikan di sungai supaya bersih dan segar." kata Abu Nawas sambil menyodorkan sebatang pohon pisang yang dijadikan kuda-kudaan. Si wazir hanya geleng-ge!eng kepala melihat kelakuan Abu Nawas. "Abu Nawas kau mau apa tidak menghadap Sultan?" kata wazir. "Katakan kepada rajamu, aku sudah tahu maka aku tidak mau." kata Abu Nawas. "Apa maksudnya Abu Nawas?" tanya wazir dengan rasa penasaran. "Sudah pergi sana, bilang saja begitu kepada rajamu." segera Abu Nawas sembari menyaruk debu dan dilempar ke arah si wazir dan teman-temannya. Si wazir segera menyingkir dari halaman rumah Abu Nawas. Mereka laporkan keadaan Abu Nawas yang seperti tak waras itu kepada Sultan Harun AI Rasyid. Dengan geram Sultan berkata,"Kalian bodoh semua, hanya menhadapkan Abu Nawas kemari saja tak becus! Ayo pergi sana ke rumah Abu Nawas bawa dia kemari dengan suka rela ataupun terpaksa.". Si wazir segera mengajak beberapa prajurit istana. Dan dengan paksa Abu Nawas di hadirkan di hariapan raja. Namun lagi-lagi di depan raja Abu Nawas berlagak pilot bahkan tingkahnya ugal-ugalan tak selayaknya berada di hariapan seorang raja. "Abu Nawas bersikaplah sopanl"tegur Baginda. "Ya Baginda, tahukah Anda... ...?" "Apa Abu Nawas...?" "Baginda...terasi itu asalnya dari udang !" "Kurang ajar kau menghinaku Nawas !" "Tidak Baginda Siapa bilang udang berasal dari terasi?" Baginda merasa dilecehkan, ia naik pitam dan segera memberi perintah kepada para pengawalnya. "Hajar dia! Pukuli dia sebanyak dua puluh lima kali.

Tanda-tanda Hari Kiamat

Telah banyak tanda-tanda hari kiamat, diantaranya :

* Dan perceraian banyak terjadi ويكثر الطلاق
* Dan banyak terjadi kematian mendadak (tiba-tiba) و الموت الفجاء
* Dan banyak mushaf diberi hiasan (ornamen) و حلية المصاحف
* Dan masjid-masjid dibangun megah-megah و زخرفت المساجد
* Dan berbagai perjanjian dan transaksi dilanggar sepihak و نقضت العهود
* Dan berbagai peralatan musik dimainkan و استعملت المأزف
* Dan berbagai jenis khamr diminum manusia و شربت الخمور
* Dan perzinaan dilakukan terang-terangan و فخش الزنا
* Dan para pengkhianat dipercaya (diberi jabatan kepemimpinan) و اؤتمن الخائن
* Dan orang yang amanah dianggap pengkhianat (penjahat/teroris) و خون الأمين
* Tersebarnya Pena (banyak buku diterbitkan) ظهور القلم
* Pasar-pasar (Mall, Plaza, Supermarket) Berdekatan تتقارب الأسواق
* Penumpahan darah dianggap ringan استخفاف بالدم
* Makan riba أكل الربا

Jadi kalau kita perhatikan, contoh-contoh di atas jelas sudah kita jumpai di zaman kita dewasa ini. Bahkan bila kita buka kitab para Ulama yang menghimpun hadits-hadits mengenai tanda-tanda kecil Kiamat, lalu kita baca satu per satu hadits-hadits tersebut hampir pasti setiap satu hadits selesai kita baca kita akan segera bergumam di dalam hati: “Wah, yang ini sudah..!” Hal ini akan selalu terjadi setiap habis kita baca satu hadits. Laa haula wa laa quwwata illa billah....

Jika tanda-tanda kecil Kiamat sudah hampir muncul seluruhnya berarti kondisi dunia dewasa ini berada di ambang menyambut kedatangan tanda-tanda besar Kiamat. Dan bila asumsi ini benar, berarti dalam waktu dekat kita semua sudah harus bersiap-siap untuk menyambut datangnya tanda penghubung antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat, yaitu diutusnya Imam Mahdi ke tengah ummat Islam. Hal ini menjadi selaras dengan isyarat yang diungkapakan Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam mengenai dua pra-kondisi menjelang diutusnya Imam Mahdi.

أُبَشِّرُكُمْ بِالْمَهْدِيِّ يُبْعَثُ فِي أُمَّتِي عَلَى اخْتِلَافٍ مِنْ النَّاسِ

وَزَلَازِلَ فَيَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا

“Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa. Ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kese-wenang-wenangan dan kezaliman.” (HR Ahmad)

Ya'juj dan Ma'juj

Saat menjelang wafat, Nabi Nuh a.s memanggil anak-anaknya untuk menghadap beliau. Maka Sam a.s segera datang menemuinya, namun kedua saudaranya tidak muncul yaitu Ham dan Yafits. Akibat dari ketidakpatuhan Ham dan Yafits, Allah kemudian menurunkan ganjaran kepada mereka. Yafits yang tidak datang karena lebih memilih berdua dengan istrinya (berhubungan suami istri) kemudian melahirkan anak bernama Sannaf. Kelak kemudian Sannaf menurunkan anak yang ganjil. Ketika dilahirkan, keluar sekaligus anak-anak dalam wujud kurang sempurna. Selain itu ukuran besar dan bobot masing-masing juga berbeda, ada yang fisiknya besar sedangkan lainnya kecil. Untuk selanjutnya yang besar kemudian terus tumbuh hingga melebihi ukuran normal (raksasa), sebaliknya yang bertubuh kecil terus kecil seperti liliput. Mereka kemudian dikenal sebagai Ya’juj dan Ma’juj.

Selain wujudnya yang ganjil, Ya’juj dan Ma’juj mempunyai nafsu makan yang melebihi normal. Padahal bilamana mereka makan tumbuhan tertentu maka tumbuhan itu akan berhenti tumbuh sampai kemudian mati. Demikian pula bila minum air dari suatu tempat maka airnya tidak akan bertambah lagi. Sehingga banyak sumber-sumber air dan sungai menjadi kering karenanya. Masyarakat di sekitar mereka pun harus menanggung dampaknya yaitu krisis pangan dan air.

Karena interaksi sosial yang tidak kondusif akibat masalah yang dibawa oleh Ya’juj dan Ma’juj ini maka mereka kemudian cenderung mengisolasi diri di suatu celah gunung di tengah-tengah komunitas induk bangsa-bangsa keturunan Yafits lainnya, yang antara lain meliputi bangsa: Armenia, Rusia/Slavia, Romawi dan Turk di wilayah-wilayah luas seputar Laut Hitam. Namun bilamana mereka membutuhkan makan dan minum, akan keluar secara serentak bersama-sama ke daerah-daerah sekitarnya yang masih belum tersentuh oleh mereka sebelumnya. Karena kondisi fisiknya, mereka mampu menempuh perjalanan jauh dalam waktu relatif lebih pendek dibandingkan oleh manusia normal. Bagi golongan raksasa karena mereka mampu melangkah dengan jangkauan lebar sedangkan golongan liliput adalah karena sedemikian ringan bobotnya terhadap gravitasi bumi sehingga bila berjalan sangat cepat seperti meluncur bersama angin.

Pada puncak keresahan masyarakat pada masa itu, Allah SWT kemudian mengutus salah satu hambaNya yang berkulit kehitaman (tetapi bukan termasuk ras negro) dengan dua benjolan kecil (tidak bertulang tanduk) di kedua sisi keningnya yang sebenarnya lebih sering tak tampak karena tertutupi oleh surbannya yaitu Nabi Dzul Qarnain a.s untuk menghadang laju Ya’juj dan Ma’juj yang telah menimbulkan kerusakan alam yang akan terus bertambah luas.

"Berilah Aku potongan-potongan besi," hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua puncak gunung itu, berkatalah dzulqarnain,"Tiuplah (api itu)," Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, diapun berkata,"Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar kutuangkan ke atas besi panas itu." -Al Kahfi: 96-

Fakta Unik tentang MANUSIA

1. Batuk melepaskan bahan peledak udara yang bergerak pada kecepatan sampai dengan 60 mil/jam.
2. Sebuah janin memperoleh sidik jari pada usia tiga bulan.
3. Kuku manusia membutuhkan waktu sekitar 6 bulan untuk tumbuh dari dasar ke ujung.
4. Seorang manusia kehilangan rata-rata 40-100 helai rambut sehari.

5. Seseorang akan lebih cepat mati total karena kurang tidur dari pada kelaparan. Kematian akan terjadi sekitar 10 hari, tanpa tidur, sementara kelaparan mengambil beberapa minggu.
6. ketika bersin kecepatan udara dari mulut/hidung dapat melampaui kecepatan 100 mil/jam.
7. Menurut peneliti Jerman, risiko serangan jantung lebih tinggi pada hari Senin dibandingkan hari-hari lain dalam seminggu.
8. Menurut Kinsey Institute, penis terbesar mengenai tindakan catatan 13 inci. Terkecil tops off di 1 3/4 inci.
9. Setelah menghabiskan berjam-jam bekerja di sebuah komputer, melihat selembar kertas putih kosong, mungkin akan kelihatan merah muda.
10. manusia minuman air rata-rata sekitar 16, 000 galon air dalam seumur hidup.
11. Sebuah kepala manusia rata-rata memiliki 100.000 rambut.
12. Rata-rata orang diseluruh dunia menggunakan kamar mandi 6 kali per hari.
13. Bayi lahir dengan 300 tulang, tapi ketika dewasa kita hanya memiliki 206 di tubuh kita.
14. Orang yang rambut blondes memiliki rambut lebih banyak dari orang berambut hitam.
15. cacing tambang mengisap darah 700 juta orang di seluruh dunia.
16. Pada usia enam puluh tahun, kebanyakan orang telah kehilangan setengah dari lidah mereka.
17. Setiap inci persegi kulit manusia terdiri dari dua puluh kaki pembuluh darah.
18. Setiap orang memiliki bentuk lidah yang unik.
19. Setiap inci persegi tubuh manusia rata-rata 32 juta bakteri di atasnya.
20. Setiap kali Anda menjilat perangko, Anda mengkonsumsi selama 1/10 kalori.
21. Kuku tangan tumbuh lebih cepat dari kuku jari kaki.
22. Manusia memiliki kromosom 46, kacang polong memiliki 14 dan lobster telah 200.
23. Jika dikeluarkan dari tubuh, usus kecil akan membentang dengan panjang 22 meter.
24. Jika Anda terkunci di ruangan tertutup sepenuhnya, Anda akan mati karena keracunan karbon dioksida sebelum Anda akan mati kekurangan oksigen.
25. Pada akhir abad 19, jutaan manusia mumi digunakan sebagai bahan bakar untuk lokomotif di Mesir di mana kayu dan batubara langka, tapi mumi yang banyak.
26. Dibutuhkan hanya 17 otot untuk tersenyum dan 43 mengerutkan kening.
27. Butuh 1.200.000 nyamuk, untuk mengisap dank benar-benar mengeringkan darah manusia rata-rata.
28. Tertawa menurunkan kadar hormon stres dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Anak enam usia tahun rata-rata tertawa 300 kali sehari. Orang dewasa hanya tertawa 15-100 kali sehari.
29. Pada rata-rata perempuan mengucapkan 7.000 kata per hari. Pria mencerna kata sedikitnya di atas 2000.
30. Satu dari setiap 2000 bayi lahir telah mempunyai gigi.

Sahabat


Assalamualaikum.
Hari ini tanggal 19 Juli 2011. Berarti, besok tanggal 20 Juli 2011. Jadi, aku harus mulai masuk ke pondok pesantren Al Furqon. Mungkin sebagian besar kalian udah masuk ke sekolah masing-masing. Tapi, aku baru besok mulainya dan hari ini hari terakhir online untuk waktu yang lama. Mungkin bisa online ±1 bulan lagi. Soalnya aku liburnya pas Bulan Ramadhan.
Jadi, aku mau buat suatu catatan. Jadi simak deh …
Mungkin kalian sebagian besar udah masuk ke lanjutan sekolah masing-masing dan menemukan teman-teman baru. Tapi, semoga kalian nggak lupa sama teman-teman di Nurmadani. Aku masih ingat enam tahun lalu, waktu kita baru lulus TK dan masih kecil-kecil. Kita dititipkan di Nurmadani oleh kedua orangtua kita masing-masing. Kita masih belum tau banyak hal waktu itu. Namun dengan jerih payah guru-guru di Nurmadani, dan orangtua kita, kita bisa sampai seperti sekarang. Jadi selayaknya kita harus berterimakasih kepada orangtua kita dan guru-guru di Nurmadani.
Mungkin waktu baru masuk Nurmadani, kita masih malu-malu dan kurang akrab. Tapi, itu Cuma sebentar. Beberapa waktu selanjutnya, kita langsung akrab, dengan canda tawa kita, bermain bersama, dan berjuang bersama dalam menuntut ilmu. Hmm .. masa-masa yang nggak kan terlupakan. Kita melewati berbagai hal bersama-sama. Walaupun kadang-kadang kurang akur. Ejek-ejekan, kejar-kejaran, sampai berantem. Tapi lama-lama juga baikan lagi.
Sekarang, kita semua udah di jenjang SMP. Mudah-mudahan kalian mendapat apa yang kalian inginkan.
Kita melanjutkan sekolah ke berbagai sekolah. Jadi, aku pengen ngerangkumnya biar aku nggak lupa.

• FADHIL = PONDOK PESANTREN AL FURQON
• FARHAN = SMP 1 PEKANBARU
• FIKRI = SMP 13 PEKANBARU
• FAIQ = PESANTREN
• ARKA = PESANTREN
• NAUFAL = MTSN PEKANBARU
• ADI = PESANTREN
• WAHYU = PESANTREN UMAR BIN KHOTOB
• RIZKY = PESANTREN
• YOGA = MTSN BUKIT RAYA
• KIKI = MTSN BUKIT RAYA
• GERRY J. = MTSN BUKIT RAYA
• DONI = SMP 10
• HILMAN = SMP 4
• OREL = SMP 13 PEKANBARU
• ABI = SMP YLPI
• ARIF =MTSN BUKIT RAYA
• GERRY E. =SMP 10 PEkANBARU
• REZA =SMP YLPI
• THORIQ =SMP 21

Hehehe .. nggak bagus-bagus amat ya catatannya ?? Ya uda ya ?? cukup sekian .. soalnya besok aku dah harus masuk ke pesantren al furqon.
mohon doa restu yah ??

Assalamualaikum ..

About Islam

1. What is Islam?
Ans: Islam is not a new religion, but the same truth that God revealed through all His prophets to every people. For a fifth of the world's population, Islam is both a religion and a complete way of life. Muslims follow a religion of peace, mercy, and forgiveness, and the majority has nothing to do with the extremely grave events, which have come to be associated with their faith.
Source: www.alim.org

2. What does Islam mean?
Ans: The Arabic word Islam simply means 'submission', and derives from a word meaning 'peace'. In a religious context it means complete submission to the will of God. 'Mohammedanism' is thus a misnomer because it suggests that Muslims worship Muhammad (peace be upon him) rather than God. 'Allah' is the Arabic name for God, which is used by Arab Muslims and Christians alike.
Source: www.alim.org

3. How do we know Islam is the truth?
Ans: 1- It is the only religion that holds Allah as One, Unique, and Perfect.
2- It is the only religion that believes in the sole worship of Allah, not Jesus, not an idol, and not an angel, only Allah.
3- The Quran does not contain contradictions.
4- The Quran contains scientific facts, which are 1300 years ahead of their time. The Quran, while revealed 1400 years ago contains scientific facts, which are only now being discovered. It is not in contradiction to science.
5- Allah has challenged the world to produce the like of the Quran. And He says they won't be able to.
6- Prophet Muhammad (peace be upon him) was the most influential man in history. In the book "The 100 most influential men in History", written by non-Muslim, the Prophet Muhammad (peace be upon him) was #1. Prophet Jesus (peace be upon him) was #3. It should be noted that even the Prophet Jesus (peace be upon him) was a prophet sent by Allah. Would Allah allow a false prophet to be so successful? No. Even the Bible refers to this in Deuteronomy 18:19. A false prophet would die!!! Yet Prophet Muhammad (peace be upon him) did not die till he completely conveyed, and taught Allah's religion.
7- He had many prophecies, and all of his prophecies have come true, or are still coming true.
Source: www.sultan.org

4. Why does Islam often seem strange?
Ans: Islam may seem exotic or even extreme in the modern world. Perhaps this is because religion does not dominate everyday life in the West today, whereas Muslims have religion always uppermost in their minds, and make no division between secular and sacred. They believe that the Divine Law, the Shari'a, should be taken very seriously, which is why issues related to religion are still so important
Source: www.alim.org

5. Do Islam and Christianity have different origins?
Ans: Together with Judaism, they go back to the prophet and patriarch Abraham, and their three prophets are directly descended from his sons-Muhammad (peace be upon him) from the eldest, Ishmael, and Moses and Jesus, from Isaac. Abraham established the settlement, which today is the city of Makkah, and built the Kabah towards which all Muslims turn when they pray.
Source: www.alim.org